Rabu, 15 April 2009

KEBUTUHAN DASAR IBU NIFAS DAN MENYUSUI

Ahlil Bait a.s dalam banyak riwayat menyebutan daftar makanan yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan. Di antaranya adalah roti untuk mencegah datangnya penyakit, bubur gandum untuk menumbuhkan daging, menguatkan tulang dan memudahkan percernaan, bubur kacang adas untuk menurunkan darah tinggi dan mengurangi temperatur badan, daging untuk mengurangi rasa amarah, bubur daging untuk menyegarkan badan dan membuatnya penuh energi, buah zaitun untuk mengeluarkan angin dari tubuh, anggur untuk mengurangi amarah, dan buah pir untuk menguatkan jantung. Selain itu Ahlul Bait a.s. menekankan pentingnya madu, telur, susu, dan semua jenis buah-buahan.
Imam Ja’far Shadiq a.s. menganjurkan untuk memakan satu jenis kurma, yaitu kurma Barni. Beliau mengatakan yang artinya: Berilah isteri kalian yang baru melahirkan kurma Barni karena dapat membuat anak kalian berhati lembut.

Riwayat yang lain menyebutkan bahwa beliau berkata, yang artinya: Berilah isteri kalian yang baru melahirkan kurma Barni karena dapat mempercantik paras anak kalian. Semua faedah yang dihasilkan makanan-makanan di atas juga akan didapatkan oleh bayi melalui air susu yang ia minum.

Nutrisi yang terpenting untuk pemulihan tubuh pasca-persalinan, cadangan tenaga, kesehatan yang optimum, dan menyusui, diet juga diperlukan untuk menjaga kecukupan ASI. Berikut ini zat-zat yang dibutuhkan dalam diet ibu pasca-persalinan

a. Kalori

Anda harus makan dengan kalori sesuai dengan kebutuhan anda agar anda tidak kelebihan berat badan. Jika anda menyusui tambahkan 400 hingga 500 kalori dari jumlah kalori yang anda lakukan. Jika kebutuhan wanita dewasa memerlukan 1800 kalori perhari, maka anda membutuhkan 2300 kalori. Anda juga harus melipatkan jumlah kalori jika anda menyusui bayi kembar. Jangan pernah sekali-kali Anda mencoba untuk mengurangi pasokan kalori secara drastis, karena hal ini akan mengganggu proses metabolisme tubuh anda dan menyebabkan ASI rusak.

b. Protein

Dalam kondisi menyusui, anda membutuhkan 3 porsi protein perhari. Satu protein sama dengan tiga gelas susu, dua butir telur, lima putih telur, 120 gram keju, 1 ¾ gelas yogurt, 120-140 gram ikan (seafood)/daging (sapi, domba)/unggas, 200-240 gram tahu, atau 5-6 sendok selai kacang.

c. Kalsium dan Vitamin D

Berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Vitamin D dan Kalsium terserap masuk ke dalam ASI. Untuk mengatasi asupan vitamin D dan kalsium tersebut, atasilah dengan minum susu rendah kalori atau berjemur di pagi dan sore hari. Sebaiknya tingkatkan konsumsi kalsium Anda menjasi 5 porsi perhari.

Selama menyusui anda membutuhkan 5 porsi kalsium perhari. Satu porsi setara dengan 50-60 gram keju, satu cangkir susu krim, 11/2 – 13/4 brokoli, 160 gram ikan salmon, 120 gram ikan sarden, atau 280 gram tahu kalsium.

d. Magnesium
Dibutuhkan dalam setiap sel tubuh untuk membantu gerak otot, fungsi syaraf dan

memperkuat tulang. Terdapat dalam gandum dan kacang-kacangan

e. Sayuran hijau dan buah

Sedikitnya tiga porsi perhari, satu porsi setara dengan 1/8 semangka, ¼ mangga, ¾ cangkir brokoli, ½ wortel, ¼ - ½ cangkir sayuran hijauyang telah dimasak (tanpa kuah), satu tomat, atau ½ paprika merah.

f. Bijian utuh dan karbohidrat kompleks

Anda butuh enam porsi perhari selama anda menyusui. Satu porsi setara dengan ½ cangkir nasi, ¼ cangkir jagung pipil, satu porsi sereal atau oat, satu iris roti dari bijian utuh, ½ kue muffin dari bijian utuh, 2-6 biskuit kering atau crackers, ½ ankir kacang-kacangan, 2/3 cangkir kacang koro, atau 40 gram mi/pasta dari bijian utuh.

g. Lemak

Hanya butuh sedikit lemak dan anda harus berhati-hati memilih jenis lemak khususnya bila anda mempunyai resiko terkena penyakit jantung. Rata-rata kebutuhan lemak wanita dewasa adalah 41/2 porsi lemak (14 gram perporsi) perharinya. Satu porsi lemak sama dengan 80 gram keju, tiga sendok makan kacang tanah atau kenari, empat sendok makan krim, secangkir es krim, ½ buah alpukat, dua sendok makan selai kacang, 120-140 gram daging tanpa lemak, sembilan kentang goreng, dua iris cake, satu sendok makan mayones atau mentega, atau dua sendok makan saus salad.

h. Garam

Batasilah konsumsi garam anda. Hindari makanan yang dibubuhi garam seperti kacang asin, keripik kentang atau acar.

i. Cairan

Sedikitnya 8 gelas cairan harus anda konsumsi. Minum sedikitnya 3 liter tiap hari, akan menjadi suatu hal yang sangat baik seandainya anda membiasakan diri segera mengkonsumsi cairan segera setelah anda menyusui bayi anda. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih, sari buah, susu dan sup.

j. Vitamin

Selama menyusui anda tidak dilarang minum vitamin tambahan yang baik. Hal ini dilakukan bukan untuk memenuhi kebutuhan diet anda selama menyusui, melainkan hanya untuk berjaga-jaga saja, Anda dapat melanjutkan vitamin selama hamil setidaknya sampai 6 pulan pasca melahirkan. Selanjutnya anda cukup meminum mineral standar yang mengandung vitamin B12, vitamin D (ini diberikan karena selama nifas Anda jarang terkena sinar matahari), asam folik, zat besi dan seng jika diperlukan. Sebaiknya ada juga mengkonsumsi asam folik atau tablet tambah darah selama 40 hari setelah anda melahirkan. Karena itu akan lebih baik bagi anda.

Menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan vitalitas dan produktivitas. Zat besi tersebut dapat anda dapatkan dalam daging berwarna merah, hati, makanan laut dan sayuran hijau. Sedangkan asam folik yang berguna dalam mencegah terjadinya anemia (kurang darah) dapat anda temui dalam hati ayam, bayam dan sayuran hijau.

k. Vitamin A

Vitamin A sangat penting bagi kesehatan kulit, kelenjar, serta fungsi mata. Sekalipun pada waktu lahir bayi memiliki simpanan vitamin A, ASI tetap menjadi sumber penting dari vitamin A dan karoten (zat gizi yang banyak terdapat secara alami dalam buah-buahan dan sayur-sayuran). Penyelidikian menunjukkan bahwa karoten dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Wanita menyusui berusia 19 tahun keatas dianjurkan mengkonsumsi 1,300 mcg vitamin A per hari. Hati, telur, dan keju merupakan sumber-sumber vitamin A yang baik. Vitamin A juga terdapat dalam beta-karoten serta karotenoid lainnya.

l. Vitamin B6

Vitamin B6 membantu penyerapan protein dan meningkatkan fungsi syaraf. Oleh karena kebutuhan protein meningkat selama menyusui, anda memerlukan lebih banyak vitamin B6. Asupan vitamin B6 sebesar 2.0 mg per hari dianjurkan bagi wanita menyusui. Daging, hati, padi-padian, kacang polong, dan kentang adalah sumber-sumber vitamin B6 yang baik

m. Vitamin E

Berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi dari radikal bebas, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Terdapat dalam makanan berserat, kacang-kacangan, minyak nabati dan gandum

n. Zinc (Seng)

Mendukung sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka dan mendukung pertumbuhan normal. Terdapat dalam daging, telur dan gandum.

Lebih dari 100 enzim yang terlibat dalam pencernaan dan metabolisme memerlukan seng. ASI rendah seng akan mengganggu selera makan dan pertumbuhan bayi. Asupan seng harian sebesar 12 mg dianjurkan bagi wanita menyusui berusia 19 tahun keatas. Seafood, hati, dan daging banyak mengandung seng.

o. DHA

Asam lemak dokosahexsaenoat (DHA) amat penting bagi perkembangan daya lihat dan mental bayi. Asupan DHA berpengaruh langsung pada kandungan DHA dalam air susu ibu. Para ahli riset telah menemukan hubungan erat antara kandungan DHA dalam ASI dengan daya lihat bayi. Para ahli menganjurkan asupan DHA bagi wanita hamil sebesar 300 mg perhari. Telur, otak, hati, dan ikan adalah bahan-bahan makanan kaya DHA.

B. ISTIRAHAT

Anda mungkin akan mendapatkan bahwa anda tidak dapat tidur dengan baik selama beberapa hari pertama setelah persalinan. Kegairahan dan ketegangan persalinan, pikiran mengenai bayi anda yang baru, dan perubahan yang terjadi di dalam tubuh anda semuanya menjadi satu dan mengganggu sistem tubuh anda. Laporkan pada bidan anda jika mengalami insomnia. Kurang istrahat akan menyebabkan: Mengurangi jumlah produki ASI; Memperlambat proses involusi uterus; Menyebabkan depresi dan ketidakmampuan merawat bayinya.

Setelah kadar hormon yang tinggi bersirkulasi di dalam darah anda selama kehamilan, perpindahan besar ke kadar yang lebih rendah kerap mmbuat wanita menjadi lebih mudah mengeluarkan air mata, cemas, mudah marah, dan depresif (baby blues). Sekitar setengah dari jumlah ibu yang melahirkan dihinggapi depresi semacam ini dan itu tidak perlu di khawatirkan. Baby blues biasanya berlangsung tidak lebih dari seminggu. Jika ketidakbahagiaan atau kesedihan anda bertahan lebih lama, hubungi dokter segra karena makin lama depresi itu berlangsung, makin sulit diobati dengan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Jika depresi anda serius (ini jarang terjadi), brlangsug slama lebih dari dua minggu dan disertai sulit tidur dan berkurangnya nafsu makan, atau brawal beberapa minggu setelah persalinan, mintalah nasihat dari dokter atau bidan anda. Jangan biarkan perasaan itu berlarut-larut dengan harapan akan hilang dengan sendirinya.

Anda mungkin merasa sulit mengasuh bayi anda dan merasa terbebani denan tanggung jawab itu. Anda akan merasakan sangat klelahan dan sangat khawatir jika tidak akan bisa menyelesaikan smua perkerjaan tersebut. Otot anda tidak akan bekerja dengan efisien serta terasa lemah dan mudah lelah. Ingatlah bahwa anda membutuhkan waktu beberapa minggu untuk kembali ke keadaan normal. Untuk menghindari kehabisan tenaga, anda dapat mempraktikan beberapa hal dibawah ini :

· Usahakan agar selalu cukup istirahat. Berbaringlah dengan kaki diangkat. Dapat dibicarakan dengan suami dan keluarga tentang seorang teman untuk menginap menemani anda selama beberapa minggu pertama. Jangan mengabaikan tanda-tanda kelelahan, segra hentikan pekerjaan yang tengah anda kerjakan jika tidak terlampau penting dan segeralah berbaring dengan kaki diangkat

· Anda tidak perlu tidur untuk memperoleh kembali tenaga anda. Cukup dengan berbaring dan beristirahat anda telah memberi ksempatan pada jantung dan paru-paru untuk pulih kembali

· Baik di rumah maupun di rumah sakit, mintalah seseorang membantu anda menangani pekerjaan, tugas rumah tangga dan perawatan bayi baru pada hari-hari pertama shingga anda bisa beristirahat

· Jangan menerima tamu jika anda tidak sanggup. Utamakan diri anda dan bayi anda, dan mohon mereka untuk tidak mengganggu anda.

Oleh karena itu, merupakan ide yang baik bila anda membentengi diri dari ancaman depresi dengan ”bangkit” secepatnya setelah melahirkan. Mandilah sesegera anda bisa; keramasi rambut anda jika itu bisa membuat anda merasa lebih baik. Kenakan salah satu pakaian tidur yang cantik (jika menyusui, pakai yang berkancing depan) dan kenakan tata rias jika anda bisa memakainya. Agar ada kesibukan di rumah sakit, bawalah buku, radio, kaset favorit ada, atau bahkan televisi.

C. KEBERSIHAN DIRI

Jika anda menjalani episiotomi, yaitu jika bidan atau dokter memotog perineum agar tidak terjadi robekan selama persalinan, atau jika anda mengalami robekan, anda pasti mndapat jahitan. Tidak lama setelah melahirkan, efek bius akan berkurang dan jahitan akan mulai terasa nyeri. Ini karena jahitan menyusut dalam proses penyembuhan. Daerah luka membutuhkan waktu untuk sembuh, biasanya sekitar tujuh sampai sepuluh hari dan selama waktu itu bidan atau dokter akan memeriksa anda untuk memastikan tidak ada peradangan.

Ada baiknya anda membawa bantal pada lima hari pertama setelah melahirkan dan menaruhnya di mana pun anda duduk. Bantal tersebut akan membantu mengurangi peregangan pada kulit yang lecet di sekitar jahitan.

Untuk mencegah infeksi, ada baiknya anda mempraktikan cara menjaga kebersihan perineal paca melahirkan yang benar, pastikan anda senantiasa melakukan bberapa hal di bawah ini :

· Ganti pembalut wanita dengan yang masih bersih paling tidak setiap empat samapi enam jam sekali, tempatkan dengan tepat sehingga pembalut tidak berpindah atau bergeser maju mundur

· Lepaskan pembalut dengan arah dari depan ke belakang sehingga kuman dari daerah anus tidak terbawa ke vagina

· Tuangkan atau semprotkan air hangat, atau cairan antiseptik sesuai saran dokter atau bidan, pada daerah tersebut seriap kali setelah buang air kecil atau buang air besar. Keringkan area tersebut dengan tisu atau kain lembut dan menyerap dari arah depan ke belakang

· Jauhkan tangan anda dari daerah tersebut sampai luka sembuh sama sekali

· Gunakan bius setempat dalam bentuk semprotan, krim atau pembalut atau pereda nyeri ringan, jika diperbolehkan oleh dokter

· Berbaring sebaiknya miring. Hindari berdiri terlalu lama dan duduk pada posisi yang sama. Ini akan mengurangi ketegangan pada area itu. Duduk di atas bantal atau bantalan karet dapat membantu, seperti juga jika anda mengencangkan bokong sebelum duduk

· Lakukan senam panggul sesering mungkin untuk merangsang sirkulasi darah di daerah itu, mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kekuatan otot. Anda mungkin tidak dapat langsung merasakan tekanan otot karena daerah ini akan kebas setelah persalinan. Perasaan akan keembali ke perineum secara bertahap beberapa minggu kemudian

D. ELIMINASI, BAB DAN BAK

Bius yang diberikan pada saat mlahirkan bisa mmpengaruhi kemampuan untuk mngosongkan kandung kemih, seperti halnya jahitan. Sering, anda jadi sama skali tidak bisa merasakan apakah kandung kemih anda penuh ataukah sudah kosong. Untuk menstimulasi pengluaran urin dan agar tidak perlu di kateter, kencangkan lalu kendurkan otot dasar panggul anda setiap 15 atau 20 menit (senam kegel).

Anda mungkin tidak buang air besar sampai beberapa hari setelah melahirkan terutama jika anda tidak makan banyak ketika proses persalinan mulai. Akan tetapi perlu disadari bahwa anda mungkin secara tidak sadar menghindari buang air jika anda menjalani episiotomi atau jahitan dan khawatir bahwqa hal itu akan membuat anda tidak nyaman. Agar tidak sulit buang air besar, minumlah sebanyak mungkin air dan makanlah banyak buah-buahan segar dan jika mungkin makanlah sereal serta sayur-sayuran. Jika terjadi wasir, sering-seringlah mandi air hangat dan gunakan salep bius atau kasa khusus.

E. SEKSUAL

Berbagai kecemasan dan kelelahan mengurus bayi baru terkadang membuat gairah bercinta suami-istri surut. Situasi demikian tentu tak bisa didiamkan. Perlu diupayakan jalan keluarnya. Adalah hal wajar jika seorang istri sering merasa enggan ketika sinyal bercinta dari sang suami tidak ditanggapinya.

Keengganan istri merupakan hal wajar yang dialami setiap ibu yang baru bersalin. Pada umumnya keengganan untuk berhubungan badan dengan pasangan berkisar antara satu hingga tiga bulan setelah melahirkan. Tentu saja berbagai alasan dikemukakan oleh para ibu yang selayaknya diketahui para suami, yaitu:

1. Gangguan fisik

Rasa sakit akibat episiotomy atau jahitan di sekitar vagina yang biasa didapat seorang ibu yang melahirkan normal, atau rasa sakit di sekitar jahitan caesar untuk ibu yang melahirkan secara bedah Caesar, biasanya merupakan alasan utama menolak bermesraan dengan suami. Kembali merasa nyaman setelah operasi biasanya baru benar-benar dirasakan setelah si kecil kurang-lebih berusia enam minggu. Namun, perkiraan ini tidak berlaku jika si ibu mengalami komplikasi setelah persalinan.

2. Kelelahan

Kehadiran bayi baru, selain menyenangkan juga sangat melelahkan. Si bayi membutuhkan banyak sekali perhatian dari kedua orang tuanya. Apalagi, biasanya, bayi-bayi yang masih amat muda ini memiliki jadwal mengkonsumsi ASI satu sampai dua jam sekali. Ini memaksa para ibu untuk bergadang semalaman demi terpenuhinya kebutuhan si buah hati akan ASI.

3. Ketidakseimbangan hormone

Seorang ibu biasanya mengalami ketidakseimbangan hormon setelah si kecil lahir, sebelum kembali pada kondisi hormonal seperti sebelum terjadi kehamilan. Ketidakseimbangan hormon ini dapat mengakibatkan perubahan emosi yang tidak seimbang pula. Para ibu muda ini akan sering merasa kesal, malas, ingin marah, namun juga senang berlebihan. Selain itu, ketidakseimbangan hormon biasanya membuat ibu tidak mudah tanggap secara seksual, sehingga ia kehilangan spontanitas untuk bercinta.

4. Kecemasan berlebihan

Ibu yang baru melahirkan kerap cemas akan keadaan tubuh yang tidak menarik, cemas akan kurangnya produksi ASI, cemas akan kesehatan si kecil, cemas akan kemungkinan hamil kembali sebelum waktu yang diinginkan, cemas akan kesehatan diri sendiri dan berbagai kecemasan lain yang sulit diungkapkan para ibu ini. Kecemasan-kecemasan ini membuat kondisi emosi ibu tidak stabil. Pada akhirnya, ini menjadi penghalang timbulnya hasrat untuk bercinta.

Butuh pemahaman

Berbagai halangan bagi pasangan yang baru memiliki anak memang seakan menjauhkan jarak antara suami dan istri. Untuk itu dibutuhkan kebesaran hati suami untuk memahami penyebab padamnya hasrat sang istri. Juga, kesabaran untuk menunggu istrinya kembali siap. Namun, para suami tak perlu berkecil hati. Berikut ini beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengembalikan kemesraan diantara suami dan istri:

1. Hindari saling panggil dengan sebutan ayah-ibu

Terkadang panggilan “ayah” atau “ibu” saat berdua dapat memadamkan hasrat seorang suami atau istri untuk bercinta. Panggilan ini mengingatkan peran baru sebagai ayah atau ibu. Beban peran baru ini membuat seorang suami atau istri merasa tidak pantas untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan peran mereka yang baru. Jadi, sebaiknya tidak diucapkan pada saat-saat intim berdua.

2. Mencari pengasuh bayi

Ada baiknya mencari pengasuh bayi, terutama untuk membantu Anda berdua merawat si kecil di saat kesehatan istri belum kembali prima. Bantuan seorang pengasuh bayi juga dapat mengurangi kelelahan istri. Karena, istri bisa cukup istirahat dalam upaya mengembalikan kondisi fisik. Dengan semakin bugar keadaan fisik istri, niscaya semua penghalang yang merintangi kemesraan dengan pasangan akan lenyap.

3. Membantu kesibukan istri

Jika pengasuh bayi sulit ditemukan, suami dan istri dapat bersama-sama mengasuh si kecil. Misalnya, ketika istri terpaksa harus bergadang karena kewajiban memberikan ASI, maka suami dapat membantu menyendawakan si kecil. Kerja sama yang kompak antara suami dan istri dalam menghadapi kerepotan dan kesulitan dapat menebalkan ikatan diantara keduanya. Ketulusan suami membantu meringankan beban istri membawa rasa nyaman yang semakin mendekatkan diri istri secara fisik dan mental pada pasangan.

4. Menyempatkan berkencan

Karena sibuk dengan hadirnya bayi, terkadang suami-istri tidak menyempatkan diri untuk berkencan. Padahal, berkencan sangat penting untuk memberi suasana baru yang dapat menyegarkan hubungan dengan pasangan. Selain itu, saat-saat bersama pasangan dapat memompakan energi baru untuk menjalani hari-hari melelahkan dalam merawat si kecil. Carilah seseorang yang dapat dipercaya untuk menjaga anak sementara Anda berkencan. Kesempatan berduaan dengan pasangan membantu memunculkan kembali kemesraan yang hampir pudar.

5. Menyakinkan diri

Terkadang keengganan untuk disentuh pasangan disebabkan oleh perasaan bahwa melahirkan membuat istri tak lagi cantik secara fisik. Yakinkan diri sendiri bahwa peristiwa kehamilan maupun melahirkan justru membuat diri semakin menarik. Suami juga bisa meyakinkan istri mengenai hal ini. Rasa nyaman terhadap penampilan diri membuat istri juga merasa nyaman berdekatan dengan pasangan.

6. Mencoba terbuka

Kecemasan memang dapat menghalangi keinginan suami atau istri untuk bercinta. Karenanya, cobalah saling terbuka membicarakan kecemasan yang dirasakan. Keterbukaan suami atau istri terhadap apa yang menjadi penyebab kecemasan masing-masing membuat pasangan merasa dihargai. Keterbukaan juga membuka peluang bagi pasangan untuk membantu, dan bersama-sama menghadapi kecemasan. Kebersamaan dalam menghadapi berbagai masalah bersama niscaya memperkuat ikatan diantara suami dan istri.

7. Konsultasi ke ahli

Konsultasikan kecemasan dalam melakukan hubungan intim dengan ahli, misalnya dokter kandungan yang selama ini merawat. Tanyakan kapan saat tepat memulai hubungan intim kembali, dan apa saja yang perlu diperhatikan. Jangan lupa merencanakan penggunaan alat kontrasepsi. Dengan cara ini kecemasan yang berhubungan dengan kesehatan dan kemungkinan untuk hamil kembali pada waktu yang berdekatan dapat dikurangi

F. TIPS SEHAT BAGI IBU SELAMA NIFAS DAN MENYUSUI

Lengkaplah kebahagiaan keluarga dengan kehadiran si Kecil yang sehat. tetap tampil menarik seusai masa bersalin merupakan keinginan wanita. Kami coba tampilkan tips singkat untuk diet sehat dan alami, serta apabila anda ingin berdioet menjadi salah satu langkah guna mengembalikan serta badan anda sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut;

1. Diet sehat dan alami

a. ASI eksklusif

Menyusui bayi secara ekslusif selama 6 bulan, secara alami dapat membantu mengembalikan berat badan ideal Anda.

b. Pola Makan Seimbang

Produksi ASI ditentukan oleh faktor nutrisi, frekuensi pengisapan dan faktor emosi. Jadi tidak ada pantangan dalam memilih makanan. Terapkan pola makan seimbang dengan kombinasi Karbohidrat, Protein dan Lemak untuk produksi ASI. Jika Anda seorang vegetarian, lanjutkan penggunaan vitamin tambahan yang dianjurkan untuk kehamilan.

c. Perawatan Bayi Mandiri

Perhatian dan energi banyak tercurah dalam merawat si Kecil secara mandiri. Melelahkan memang, tapi tanpa disadari berat badan pun turun perlahan.

2. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan diet selepas melahirkan dan selama menyusui

a. Berdiet habis-habisan selalu tidakj tepat, apalagi apabila dilakukan segera setelah melahirkan.

b. Penurunan berat badan setelah melahirkan adalah suatu hal yang normal. Apabila anda melakukan pengaturan makanan secara tepat dan seimbang, kemungkinan berat badan seperti sebelum hamil akan tercapai dalam waktu 6 bulan setelah melahirkan.

c. Berkonsultasilah dengan ahli kesehatan apabila anda merasa perlu untuk melakukan diet guna menurunkan berat badan anda.

d. Olahraga merupakan suatu hal yang sangat baik guna dalam menurunkan berat badan dan menjaga kelenturan otot tubuh. Untuk itu mintalah rekomendasi dari ahli kesehatan.

e. Apabila ahli kesehatan menganjurkan anda untuk berolahraga maka mulailah dengan perlahan dan jagalah agar anda tidak terlampau kelelahan. Sebaiknya anda mempertimbangkan jenis olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk wanita setelah melahirkan.

f. Sebaiknya anda selalu melakukan persiapan (pemanasan) sebelum melakukan olahraga, hal ini berguna untuk mempersiapkan otot-otot tubuh.

g. Percayalah bahwa olahraga seberat dan seburuk apapun tidak akan berpengaruh terhadap poduksi ASI anda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar